Jalan Terjal Tahanan Politik Papua

Papuan Political Prisoners - New Naratif

Indonesia mungkin memiliki peringkat yang lebih baik dalam indeks demokrasi dibandingkan negara-negara tetangganya di Asia Tenggara, tetapi dalam kenyataannya, hal tersebut tidak dirasakan demikian bagi para aktivis di Papua. Fakta menunjukan, mereka yang berjuang mendukung Papua merdeka, yang berseberangan dengan pemerintah Jakarta, sering ditangkap dan dijebloskan ke dalam penjara.

Papua Barat saat ini menjadi bagian wilayah Indonesia melalui sebuah pertempuran dan sejarah yang kontroversial. Menurut Indonesia, rakyat Papua Barat telah memilih untuk hidup di bawah pemerintah Indonesia melalui referendum yang dikenal dengan “Act of Free Choice” atau Pepera pada 1969. Kurang dari satu persen penduduk Papua telah memberikan suaranya pada referendum tersebut, dan sebagian besar orang Papua pada kenyataannya tidak punya pilihan sama sekali.

Untuk latar belakang selanjutnya, baca penjelasan kami tentang Papua Barat.

Members only

Log in or

Join New Naratif as a member to continue reading


We are independent, ad-free and pro-democracy. Our operations are member-funded. Membership starts from just US$5/month! Alternatively, write to [email protected] to request a free sponsored membership. As a member, you are supporting fair payment of freelancers, and a movement for democracy and transnational community building in Southeast Asia.

Bookmark (0)
ClosePlease login

Related Articles